-->
  • Perahu Timun Iban~Fragmen Pilihan 1


    Perahu Timun Iban
    "Dia tetap menunggu meski esok bukan miliknya..."
    Fragmen Pilihan.

    Aki Suki memotong setengah timun iban. Kemudian, isinya dikeluarkan. Diletakkannya di dalam mangkuk. Garam ditabur dan digaulkan bersama timun iban. Suki memerhati. Dia seperti tidak sabar. Aki Suki tersenyum. Aki Suki tahu Suki begitu suka makan timun iban dicampur garam kasar. Sebab itu, awal-awal lagi dia turun ke kebun untuk mencari timun iban. Apa yang Suki tunggu-tunggu sebenarnya ialah perahu timun iban. Setelah timun iban dipotong setengah dan isinya dikeluarkan, kulit yang tinggal akan membentuk seperti perahu. Dan perahu timun iban itu Suki hanyutkan di sungai kecil yang terletak tidak berjauhan dari kebun. Aki Suki memberi perahu timun iban kepada Suki. Suki ketawa riang. “Hati-hati, jangan main jauh sangat” Aki Suki mengingatkan Suki. Aki Suki memerhati Suki yang berlari riang menuju sungai kecil. “Biar saya tengok-tengokkan dia, “ kata Ini Suki. Ini Suki turun dari langkau dan mengikut Suki dari belakang. Ini Suki memanggil-manggil nama Suki. Suki menoleh ke bekakang. “Mari Ini, kita main perahu,” Suki mengajak neneknya. Aki Suki tersenyum lagi. Sudah besar Suki, fikirnya.
  • You might also like

    Tiada ulasan: